3 KEUTAMAAN PUASA RAMADAN

3 KEUTAMAAN PUASA RAMADAN

 

Tiga Keutamaan Puasa Ramadan di Tengah Wabah Corona

3 keutamaan puasa ramadan



Meski suasana masih berada di tengah wabah Corona, menggapai keutamaan puasa Ramadan tetap menjadi prioritas kita bersama!

 

Ramadan selalu disambut dengan meriah. Kedatangannya adalah sebuah anugerah dari sang Maha Pemurah. Anugerah terindah terkandung dalam keutamaan puasa ramadhan. Untuk mendapatkannya, kita perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:

 

Keutamaan Puasa Ramadhan 10 Hari Pertama

keutamaan puasa ramadan pertama


Sepuluh hari pertama ramadhan adalah rahmat. Dilansir dari penasantri.id, rahmat terdiri dari tiga huruf ra’, ha’, mim’. Setiap kata arab yang berakar tiga huruf tersebut memiliki makna dasar, kelembutan, kehalusan dan kasih sayang. Di sana juga disebutkan sedikitnya ada 14 macam makna rahmat. Rahmat dapat bermakna islam, surga, hujan, kenabian, nikmat, al-Qur’an, rezeki, pertolongan dan kemenangan, sehat wal afiyat, cinta, keimanan, taufik, nabi Isa AS dan nabi Muhammad SAW. Maka saat wabah corona melanda, hanya rahmatNya yang dapat kita harapkan agar mampu melalui wabah corona sehingga selalu bisa berjumpa dengan bulan ramadhan. 

 

Keutamaan Puasa Ramadhan 10 Hari Kedua

keutamaan puasa ramadan kedua


Anugerah ampunan pada 10 hari kedua di bulan ramadhan jangan sampai kita sia-siakan. Mari kita manfaatkan dengan  intropeksi diri sendiri, masih begitu banyak dosa dan dosa yang telah kita lakukan. Maka keutamaan 10 hari kedua bisa menjadi momentum berharga untuk benar-benar menyatakan pertaubatan. Taubat nasuha, taubat yang sesungguh-sungguhnya taubat. Salah satu sarana yang bisa kita lakukan adalah dengan memperbanyak membaca istigfar. Menundukkan kepala sedalam-dalamnya dan berjanji tidak akan mengulangi dosa yang sama di masa depannya.

 

Keutamaan Puasa Ramadhan 10 Hari Ketiga

keutamaan puasa ramadan ketiga


Capaian amalan tertinggi dari seorang yang beriman adalah surga. Cara menumbuhkan harapan itu adalah selalu meningkatkan amalan-amalan terutama di sepuluh hari terakhir ramadhan. Melansir dari nu.or.id yang dikutip dari kitab Fathul Mu’in bahwa ada tiga amalan utama yang bisa diperbanyak untuk dilakukan. Pertama, memperbanyak sedekah dengan cara mencukupi kebutuhan keluarga dan berbuat baik kepada karib-kerabat serta tetangga. Kedua, memperbanyak membaca al-Qur’an dan ketiga, memperbanyak i’tikaf. Rasulullah sendiri juga beri'tikaf pada malam - malam terakhir Ramadan.

Mengenai i’tikaf karena masih dalam suasana corona, maka ada pandangan dari sebagian ulama mazhab Syafi’i yang menjelaskan memperbolehkan i’tikaf di ruangan dalam rumah yang biasa dikhususkan untuk shalat. Hal ini disepadankan dengan prinsip “jika shalat sunnah saja paling utama dilakukan di rumah, maka i’tikaf di rumah semestinya bisa dilakukan”. 

Wabah corona tidak menjadi penghalang untuk mengejar dan menggapai seluruh keutamaan ramadhan baik itu di 10 hari pertama, 10 hari kedua maupun 10 hari ketiga. Pada akhirnya kita dapat memasuki idul fitri dengan keadaan fitrah terlahir kembali.


REVOLUSI MENTAL : SENI BERPERANG MENGALAHKAN DIRI SENDIRI

REVOLUSI MENTAL : SENI BERPERANG MENGALAHKAN DIRI SENDIRI



 BUKU ANDREAS HARTONO


Merasa sedih, kecewa, atau marah adalah hal yang normal. Namun, jika kita tidak tahu bagaimana cara mengendalikan emosi , hal tersebut dapat merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Lantas, apa saja cara mengendalikan emosi?


Membaca buku karya Andreas Hartono membuat saya berpikir bahwa emosi memang sangat mempengaruhi bagaimana kita menjalani kehidupan. Reviousi mental adalah seni bagaimana kita mampu mengelola emosi sehingga mampu mengalahkan diri sendiri.  

Emosi adalah ekspresi normal manusia atas berbagai hal yang terjadi dalam hidupnya. Misalnya, ketika kita merasa senang saat mendapat hadiah, merasa kesal saat terjebak macet, atau merasa sedih saat kehilangan seseorang yang kita cintai.

Berbagai emosi yang kita rasakan ini akan berpengaruh pada tindakana. Jika kita sedang merasakan emosi yang positif, maka tindakan yang mengikutinya juga akan positif, sebaliknya, emosi negatif akan cenderung membuat kita berperilaku negatif pula.

Ekspresi emosi negatif bahkan dapat membahayakan hubungan pekerjaan, pertemanan, hingga kesehatan diri sendiri. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengetahui cara mengendalikan emosi atau cara mengekspresikannya secara tepat.

Beberapa Cara Mengendalikan Emosi Yang Bisa kita Coba Ala Andreas Hartono

Berikut ini adalah beberapa cara mengendalikan emosi negatif yang bisa kita coba:

 Berpikiran dan bersikap positif

kita mungkin tidak dapat mengubah situasi buruk yang menimpa kitaa, namun kita bisa mengubah sudut pandang kita untuk melihat situasi tersebut menjadi lebih positif.

Misalnya, kita merasa kecewa karena mendapat banyak kritik pada presentasi yang baru saja kita berikan. Pada situasi seperti ini, cobalah pikirkan sisi positifnya bahwa kritik tersebut sebenarnya dapat bermanfaat bagi pertumbuhan karier kita kelak.

Selain itu, coba tenangkan diri kita dengan mengambil napas panjang lalu tutup mata kita. Sadarilah keberadaan, perasaan, dan pikiran saat ini, termasuk keadaan sekitar lita. Hal ini dapat membuat kita lebih sadar dan bersikap lebih positif dalam merespons segala sesuatu.

Hindari situasi yang bisa memicu munculnya emosi negatif

Hindarilah situasi yang bisa membuat kita merasakan emosi negatif. Sebagai contoh, jika kita mudah kesal saat terburu-buru atau terjebak macet, kita dapat mengatur waktu untuk berangkat saat arus jalan sedang tidak terlalu macet.

Lakukan aktivitas yang menyenangkan

Melakukan aktivitas yang menyenangkan dapat membawa pengaruh positif bagi hidup kita, 

Menjaga kesehatan jiwa sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik karena keduanya saling memengaruhi. 

Seseorang dapat dikatakan sehat secara emosional ketika ia berhasil mengelola masalah sehari-harinya, misalnya stres pekerjaan, kebiasaan buruk, atau masalah hubungan pertemanan, yang bisa berdampak pada kesehatan jiwa dan raga.



MAKASAR DALAM BUKU ARAH LANGKAH

MAKASAR DALAM BUKU ARAH LANGKAH

 

Makasar dalam Buku Arah Langkah


MAKASAR DALAM BUKU ARAH LANGKAH

Membaca buku " Arah Langkah" karya Fiersa Besari membuat naluri berpetualang menyala. Bagaimana tidak, Fiersa seorang pencipta lagu, penyanyi sekaligus penulis ini berpetualang mengitari bumi Indonesia dengan kisah menariknya. Makasar dalam buku Arah Langkah membuat saya jadi ingat tentang indahnya Kota Makasar.

Bermula, Fiersa yang dalam cerita ini bernama "Aku" harus rela berteman dengan kegalauan karena kisah cintanya dengan Mia kekasihnya yang semakin di ujung tanduk.   Ketidakbisaan melawan patah hatinya, membuat sang penulis ini bertekad mengelilingi Indonesia untuk meluapkan kekecewaannya. Bersama dengan Prem, si gadis tomboy dan Baduy sang pemilik biro traveling yang sukses. Trio ini berpetualang meninggalkan zona nyaman dan menempuh perjalanan mengunjungi pulau - pulau di Indonesia dengan backpaker ria.

Ketiga sekawan ini memanfaatkan media sosial sebagai upaya mempermudah perjalanan. Satu bulan mereka mempersiapkan pemberangkatan ini. Dari mulai merencanakan tempat yang dituju hingga bekal dan sarana apa yang mereka butuhkan selama perjalanan mereka siapkan dengan matang.

Pulau yang awal mereka tuju adalah Sumatra. Di pulau ini tepatnya  Banda Aceh ada ragam wisata dan tempat tempat indah yang mereka kunjungi. Saya pun serasa ikut di dalam cerita. Serasa bepergian berempat dengan mereka.

Saat Trio backpacker ini sampai di Makasar, saya tiba - tiba merasa emosional. Pasalnya ini adalah tempat yang sangat berkesan menurut saya. Di tempat inilah saya pernah mengikuti kegiatan Festival Literasi Indonesia tepatnya September 2019. Saya terpilih sebagai salah satu peserta Residensi penggiat Literasi bersama 7 orang lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Delapan orang ini di undang untuk mengikuti FLI untuk memperingati Hari Aksara Internasional yang diselenggarakan di Makasar.

Kembali saat saya membaca pada bagian Prem dan Fiersa sampai di bandara Hasanuddin, saya jadi ingat bagaimana saya pertama kali menginjakkan kaki di tanah Makasar ini. Jadi ingat pula bagaimana saya dan mas Iwan( teman penggiat Literasi dari Kediri Jawa Timur) yang harus berlari - lari karena hampir terlambat cek- in sebelum pemberangkatan. Kenangan itu membuat saya jadi ingin mengulang bagaimana menikmati petualangan di tanah Sulawesi Selatan ini.

Iya, Makasar memang menjadi kota yang berkembang pesat. Patutlah menjadi salah satu kota besar di Indonesia. Kota kelahiran Bung Hatta ini memang sangat rekomended untuk di kunjungi. Nah, apa saja tempat - tempat yang menjadi destinasi menarik. Ini dia.

1. Pantai Losari

Pantai Losari merupakan salah satu pantai yang berada di kota Makasar. Pantai ini menjadi daya tarik wisatawan karena keelokannya. Selain itu juga dekat dengan kota. Tentu bisa dengan mudah di akses untuk menuju ke tempatnya.

2.Masjid Seribu Kubah

Masjid ini terletak di tepi pantai. Bangunan masjid ini di susun dengan puluhan kubah.Maka dari itu dijuluki masjid 1000 kubah. Saat disana, sebenarnya pengen banget kesana. Sayang hanya bisa menikmati dari kejauhan. Karena waktu yang singkat dan jadwal kegiatan FLI yang padat.

3. Benteng Fort Rotterdam

Benteng ini terletak di pusat kota dekat hotel Swiss- Berlin.( Di mana tempat dulu saya menginap). Dulu saya hanya berjalan beberapa langkah untuk menuju ke benteng ini. Benteng ini merupakan saksi bisu, perjuangan Pangeran Diponegoro yang di asingkan di tempat ini hingga tutup usia.

4. Makam pahlawan

Waktu itu saya hendak ke   Pantai Losari ketika senior Penggiat Literasi mengatakan bahwa makam Pangeran Diponegoro berada di sini. Awalnya saya heran, tak mengira bahwa makam pahlawan besar ini berada di sini. Akhirnya saya dan beberapa teman berziaroh ke makam Diponegoro. Tak lupa kami mampir ke makam Sultan Hasanuddin dan juga syech Yusuf. Salah satu ulama yang membawa Islam ke tanah Gowa.

5. Masjid Katangka

Masjid besar ini adlah masjid tertua di Sulawesi Selatan. Masjid ini adalah masjid awal yang dijadikan pusat dakwah Islam di tanah Gowa. Berada di samping masjid makam para keluarga kerajaan Gowa. Kerajaan Islam pada masa Sultan Hasanuddin.

6. Kuliner Coto Makasar

Kalau berkunjung ke Makasar, janganlah lupa menikmati sajian Coto kuliner. Soto Makasar yang aduhai lezatnya. Perpaduan daging dan kuah yang segar. Sungguh rasanya jadi merindu untuk kesana kembali.

7.Kopi Toraja

Salah satu destinasi kulinerny adalah kopi Toraja. Kopi yang berasal dari kopi asli Toraja sungguh menjadi minuman yang hangat dan rasanya yang pas. Deretan toko yang menjajakan kopi pun berderet memanjang. Beberapa toko oleh - oleh pun menggenapi untuk memanjakan pelancong yang mencari buah tangan sebelum kembali ke kampung halaman.

Itulah beberapa destinasi dan keramahan alam Makasar. Kelak semoga saya dan keluarga bisa kembali menikmati Tanah Gowa ini dan mampir ke Toraja, dimana juga banyak destinasi wisata yang belum sempat saya menjamahnya.

Walaupun hanya sekilas Penulis Fiersa menceritakan petualangannya di Makasar. Namun kilasan kisahnya mampu membawa emosi saya kembali seperti merasakan hawa Makasar. Semoga kelak bisa ke sana kembali.

 

 


SAPIENS

SAPIENS

 

sapiens


Review Buku

Judul          : Sapiens Riwayat Singkat Umat Manusia

Penulis        : Yuval Noah Harari

Tahun         : 2014

Penerbit      : Gramedia |

Halaman     : 520

          Beberapa kali teman membicarakan buku ini. Buku dinyatakan fenomenal. Namun baru beberapa hari yang lalu saya mendapatkan buku ini via pdf dari salah satu grup klub membaca. Walhasil langsung saya baca. Karena memang dari dulu penasaran. Ada apa sih sebenarnya tentang manusia. Apakah opini dalam buku sapiens ini mampu mewakili esensi gambaran manusia sebenarnya.

Setelah membaca lembar demi lembar buku " Sapiens" ini membuat saya terhenyak. Pasalnya ada banyak hal yang sering tidak terpikirkan tentang manusia. Buku terjemahan karya Yuval Noah Harari ini menceritakan tentang  riwayat singkat umat manusia. Sejarah manusia berdasarkan teori sosial maupun historis sejarah. Walaupun banyak bahasa ilmiah yang kadang membuat sedikit mengernyitkan kepala namun dengan penceritaan yang rileks Yuval mampu membawa buku ini bisa dinikmati di suatu sore sambil ngopi.

Dari hasil kencan bersama buku ini beberapa hari, maka ada beberapa hal yang bisa  catat dalam benak saya. Apa saja point pontnya. Tetap lanjut baca ya.

1.   Revolusi Kognitif adalah proses Sapiens mulai mengandalkan akalnya.

Buku ini sesuai judulnya menceritakan tentang manusia atau Homo sapiens. Jenis Homo sapiens masih satu famili dengan jenis Homo lain seperti neandertal, soloensis, erectus dan sebagainya. Dibandingkan dengan ras hewan yang lain manusia  memiliki kemampuan berkomunikasi yang efektif. Itulah yang menjadi sapiens.  

Bedanya sapiens dengan ras lain adalah kemampuan kita untuk mengkomunikasikan bukan saja hal yang riil terlihat ada (seperti pohon, air, api, makanan) seperti hewan lain, tetapi juga mampu mengkomunikasikan hal-hal yang tidak riil terlihat (seperti mimpi, angan-angan, imajinasi).

Inilah yang menjadi tanda awal mulainya revolusi kognitif Homo sapiens, hingga akhirnya ras ini menjadi adidaya dan mampu menguasai (serta memusnahkan) ras dan spesies lain di muka bumi.

2.    Revolusi Pertanian membuat sapiens hidup nomaden

Pada masa revolusi pertanian ini kemampuan komunikasi menjadikan manusia bisa bekerja sama. Kemudian, manusia mulai menyesuaikan dunia seperti yang dibutuhkan Tidak hanya dunia yang diubah, manusia juga mengubah morfologi hingga cara hidup mereka sendiri.

Revolusi pertanian ditandai dengan berubahnya gaya hidup nomaden menjadi menetap. Manusia merasa menetap lebih menguntungkan karena semua lebih bisa diatur untuk kepentingannya.

3.   Uang Pemersatuan Umat Manusia

Sistem barter dan lahirnya konsep uang sebagai alat pemersatu manusia dalam mencapai tujuannya. Uang sebagai alat tukar memiliki dua unsur yang penting, daya tukar universal dan kepercayaan universal. Dua kelompok manusia bisa saja tidak mempercayai hal yang sama, namun uang dapat membuat kita percaya bahwa orang lain mempercayai sesuatu, yaitu uang, dan daya tukar uang bisa diakui dimana saja, selama manusia mempercayainya.

Walaupun kita belajar dari pengalaman panjang sejarah bahwa terdapat hal-hal yang seharusnya tidak dapat dibeli dengan uang, seperti manusia lain, harga diri, kehormatan, dan norma-norma lainnya; namun uang akan selalu berusaha menerobos pembatas itu. Jadi, uang akan selalu menimbulkan kontradiksi untuk manusia.

4.    Revolusi Sains membuat sapiens mencipta teknologi dan tergantung padanya

Berangkat dari hal yang tidak diketahuinya, manusia kemudian selalu belajar. Hasil pembelajaran seringkali kita gunakan tidak hanya untuk mengatasi masalah, namun juga untuk menguasai dunia ini dengan pengetahuan kita. Homo sapiens akan bergeser dari yang menciptakan teknologi menjadi tergantung pada teknologi yang diciptakannya.

Mesin sedang belajar dari manusia, sebaliknya manusia makin lama makin melupakan skill-skill hakikinya sebagai manusia (seperti memasak, membersihkan tempat hidupnya, belajar) dan terlalu bergantung pada kemudahan yang ditawarkan teknologi.

5.   Sapiens ingin tampil dan berkuasa

Kemana tujuan Homo sapiens? Manusia telah bergerak dari kebutuhan untuk bertahan hidup hingga menjadi keinginan untuk menguasai hidup itu sendiri. Keinginan untuk dapat hidup selamanya mulai muncul dan menjadi tujuan yang kadang tidak disadari manusia, namun nyatanya diinginkan dan dikejar.

Buku ini memberi tambahan pengetahuan tentang bagaimana dunia ini bekerja. Disamping itu juga membuat kita berpikir tentang riwayat dan hakekat manusia sebenarnya.  Bagaimanapun, buku ini sangat saya rekomendasikan untuk di baca.

Akhir dari kepingan cerita buku ini. Saya selipkan puisi. Mencoba ungkapkan beberapa kata lewat puisi. Semoga mewakili deretan suara suara yang ada di kepala.


Sapiens

Beragam teori bersua

Tentang keberadaan manusia

Kabar dari Darwin menyapa

Dengan sejarah yang penuh terka

 

Manusia kaya bahasa adidaya

Mencipta dan mengubah semesta

Tak perlu terlalu berbangga

Sejatinya Tuhan tetaplah penguasa

 

Revolusi menandai perubahan gaya

Domestikasi memunculkan karya

Mimpi menimbun nyata

Upaya memakmurkan semesta

 

Barter bukan cara satu satunya

Saling tukar materi dan cerita

Dalam bising keinginan menyandera

Yang terpenting tetaplah rasa percaya

 

Manusia menciptakan teknologi ternama

Mengiringi zaman memercik menyala

Namun pengaruh teknologi endingnya

Akan merantai manusia seutuhnya

Dan sapiens pun bertekuk lutut....

 


ENERGI ODOP BLOGGER SQUAD

ENERGI ODOP BLOGGER SQUAD

 

ENERGI ODOP BLOGGER SQUAD

ENERGI ODOP BLOGGER SQUAD

Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Itulah kata yang terbersit saat menginjakkan kaki di kelas ODOP Blogger Squad. Saya yang dari awal masih buta dengan segala pernik pernik blog, mau gak mau harus mencoba banyak hal untuk bertahan di kelas blog ini. Secara tidak langsung Energi ODOP Blogger Squad membuat saya termotivasi bertahan di dalamnya.

Saya membaca tulisan di blog memang sudah lama. Namun hanya sebagai reader pasif saja. Sejak mengikuti One Day One Post, sebuah kelas yang mengharuskan setiap hari untuk menulis. Membuat saya memacu adrenalin untuk menuliskan sesuatu setiap hari.

Saat itu sengaja saya memilih blog sebagai media untuk mengungkapkan tulisan. Walaupun sebenarnya banyak media tulisan seperti Instagram atau facebook yang bisa dijadikan pilihan media untuk menulis.

Ada sesuatu yang spesial yang membuat saya memilih menulis di blog ini. Blog bisa membuat lebih besar kapasitas tulisan. Di Blog saya merasa bebas menuangkan ide atau gagasan.

Beruntung setelah khatam di 77 hari kmenulisnya ODOP. Komunitas yang fokus pada literasi ini membuka kelas menulis. Salah satunya adalah ODOP Blogger Squad.

Apa sih manfaat mengikuti ODOP Blogger Squad ??

Selama mengikuti ODOP Blogger Squad ini, saya bisa mendapatkan manfaat. Penasaran? Yuk   intip selanjutnya.

1. Memberikan informasi lengkap tentang Blog.

Semenjak mengikuti kelas blog Squad ini, saya jadi  tahu tentang banyak hal. Mulai dari bagaimana membuat blog yang keren sampai dengan cara cara agar blog berkualitas.

2. Membangun kebiasaan menulis

Tanpa adanya komunitas,  tentu sangat susah untuk memulai. Dengan adanya  sistem yang baik

 Tentu semua anggota akan bersemangat untuk mempelajarinya.

Kemahiran dalam menulis tidak datang dengan sendirinya. Butuh proses yang panjang. Dengan rutin menulis. Memang awalnya serasa aneh, melihat tulisan tulisan awal kita. Namun semakin terus dilatih akan membuat seseorang mahir menulis.

ODOP blogger SENERGI ODOP BLOGGER SQUADuad adalah jawaban bagaimana seseorang bisa memiliki kempuan menulis.

3. Membangun jaringan

Selama mengikuti kegiatan ini,  banyak Teman - teman dari berbagai daerah, yang juga tertarik . Sehingga secara tidak langsung bisa membuat pertemanan sebanyak banyaknya. Dengan demikian akan membentuk jaringan baru dan silaturrahmi dengan orang lain.


Demikian  berapa catatan tentang motivasi  mengikuti kelas ODOP Blogger ENERGI ODOP BLOGGER SQUAD


5 ALASAN MENGAPA MENULIS DI BLOG

5 ALASAN MENGAPA MENULIS DI BLOG

 MY BIG WHY

Mengapa menulis di blog



Perkembangan dunia menulis sekarang ini berkembang pesat. Orang dengan mudah bisa mengakses tulisan dimanapun. Beberapa orang menyukai Facebook, Instagram dan media sosial lainnya. Sementara saya memilih melalui blog. Mengapa menulis di blog? Penasaran?

Nah, blog menjadi pilihan saya karena jangkauan tulisannya luas. Blog juga menjadi salah satu media yang di samping tampilannya menarik juga bisa menuliskan secara luaa.

Mengapa sih saya harus menulis di blog. Berikut beberapa alasan penting.

Mengapa menulis di blog


1. Menulis di blog, mengungkapkan gagasan

Ada ragam informasi di sekitar kita setiap harinya. Mulai dari informasi yang kita peroleh dari usaha diri sendiri seperti membaca atau informasi yang didapat dari luar diri kita seperti saat kita bercengkrama dengan orang lain. Nah, informasi ini terserap dengan baik di otak kita. Saat itulah otak akan membentuk informasi baru yang bersinergi antara informasi dari luar dan informasi dari diri sendiri. Sinergi ini yang kadang membentuk gagasan baru yang sayang jika tidak ditulis. Blog salah satu media yang bisa menampungnya.



Mengapa menulis di blog

2. Menulis di blog membantu merawat ingatan

Ada banyak hal yang terjadi di sekitar kita. Kejadian, kenangan dan berbagai lintas peristiwa. Nah, blog membantu kita untuk merawat ingatan tentang kenangan dari peristiwa yang kita tulis. Jangan sampai kita kehilangan moment dengan tidak menyimpan kisahnya. Blog akan membantu kita merawat ingatan dengan tulosan tulisan sebagai warisan.

Mengapa menulis di blog


3. Konsistensi menulis

Banyak orang berpikir bahwa menulis itu sulit. Nyatanya sekarang ini banyak bergelimpangan catatan di Facebook, Instagram dan platform lain. Tentu ini menunjukkan bahwa ternyata cukup banyak orang yang tertarik dengan tulisan. Bisa jadi tahun ini menjadi semarakntya dunia tulis menulis. Dengan bergabung di blog, apalagi saat bertemu dengan bloger lainnya. Maka akan mbentuk support sistem. Kekuatan baru yang akan terus memotivasi untuk terus menulis.

Itulah beberapa alasan mengapa menulis di blog. Semoga informasi ini bermanfaat.


ASYIKNYA MENULIS CERITA ANAK

ASYIKNYA MENULIS CERITA ANAK

menulis cerita anak



Serba- serbi Menulis Cerita Anak

Dulu sewaktu kecil, Ibu  sering mendongengkan tentang cerita – cerita anak sebelum  tidur. Salah satunya adalah cerita Ande- Ande Lumut. Ternyata kisah – kisah itu membekas hingga saya dewasa.  Hingga terbersit ingin menulis cerita anak sebagai pengingat seperti ibu saya.  Kalau dulu ibu mendongengkan cerita, maka saya ingin menulis cerita. Agar nantinya bisa dibaca oleh semua anak. Termasuk buah hati saya sendiri.

Selama masa pembelajaran daring, saya yang selama ini juga menjadi salah satu pengajar tingkat SD dan SLTP memiliki waktu yang lebih longgar dari biasanya. Hingga saya bisa mengikuti kelas menulis di komunitas menulis cerita anak. Sya pikir membuat cerita anak mudah. Ternyata malah lebih sulit. Karena saya harus belajar bagaimana mengungkapkan cerita dengan bahasa sederhana sehingga dengan mudah dapat diterima anak. Jika sehari – hari suka menulis opini, maka mencoba menulis cerita anak membawa tantangan tersendiri.

Nah, kali ini saya akan mencoba berbagi informasi tentang bagaimana asyiknya menulis cerita anak dari kelas menulis bersama Coach Ririn Astutiningrum. 

Cernak adalah kependekan dari cerita anak. Bedanya dengan cergam adalah teks pada cernak lebih banyak dan gambarnya lebih sedikit. Jika pada cergam selalu disertakan gambar pada setiap teks, maka pada cernak ketentuan tersebut tidak diharuskan. 

Ada beberapa kategori usia pembaca cernak. Umumnya yaitu usia 2-4 tahun (balita), 4-7 tahun, dan 8-10 tahun. Apakah usia target pembaca memengaruhi cara penulisan cernak? Tentu saja. Bahasa yang kita gunakan untuk pembaca balita tentu berbeda dengan pembaca berusia lebih besar. Begitu juga dengan jumlah halaman. Biasanya, jumlah halaman standar untuk kumpulan cerpen anak adalah 40-60 halaman A4 TNR 12 spasi 1,5 dengan panjang setiap cernak 3-5 halaman. Tapi, jumlah halaman tersebut tidak wajib ya hukumnya. Jadi, kita bisa memodifikasi jumlah halaman sesuai dengan kebutuhan.Peletakan gambar kita sesuaikan dengan kebutuhan alias tidak harus ada gambar pada setiap halaman. Sebaiknya, gambar disesuaikan dengan adegan yang paling dramatis dari cerita.

Siapakah yang bisa dijadikan tokoh dalam cernak? Manusia, binatang, tumbuhan, benda-benda. Masukkan tokoh secukupnya saja, tidak perlu berlebihan. Misalkan cerita sudah bisa tersampaikan dengan satu atau dua tokoh saja, tidak masalah. Untuk alur maju, alur mundur, atau kombinasi keduanya.

Alur maju artinya cerita mengalir dari awal sampai akhir secara berurutan. Alur mundur artinya cerita dimulai dari akhir cerita lalu berbalik ke depan. Untuk target pembaca pre-school sampai dengan SD kelas rendah, sebaiknya gunakan alur maju. Untuk target pembaa lebih besar, dapat menggunakan alur mundur atau kombinasi.


Bagaimanakah langkah-langkah yang kita lakukan untuk menulis cernak?


1. Sebelum menulis, tentukan dulu pesan apakah yang hendak kita sampaikan. Apakah kita hendak memberitahu pembaca bahwa mencuri itu tidak baik, tidak mencuci tangan sebelum tidur itu jorok, tidak melaksanakan salat itu berdosa, dan lain sebagainya. Setelah pesan yang ingin kita sampaikan sudah fix, barulah memikirkan jalan ceritanya.

2. Pikirkanlah jalan cerita secara keseluruhan. Sekali lagi, pikirkanlah dulu, jangan keburu menulis. Rancang dulu dalam pikiran akan seperti apakah kisah yang akan kita tulis. Sebelum Anda selesai menyusun jalan cerita dari awal sampai akhir, jangan mulai menulis dulu sebab akan rawan writer block (macet nulis karena ide mentok).

3. Jika rancangan jalan cerita sudah tersusun rapi dalam pikiran, tuangkan kerangka cerita tersebut ke dalam tulisan (outline). Outline cernak setidaknya mengandung tiga unsur yaitu pengenalan tokoh, konflik, dan ending.

Bahasa yang sederhana, hindari pemakaian kata-kata kasar atau berbau SARA, hindari diksi-diksi yang terlalu berat atau mendayu-dayu. Agar lebih mudah memilih kosakata yang tepat untuk anak, banyak-banyaklah berkomunikasi dengan anak-anak. Masuklah dalam dunia anak-anak dan perhatikan bagaimana polah tingkah mereka. Misalnya anak-anak sedang berkumpul, dengarkan apa yang mereka bicarakan, perhatikan pula bagaimana bahasa yang mereka pergunakan.


Darimana ide untuk menulis cernak?


Banyak sekali sumber ide di sekitar kita yang berasal dari aktivitas anak. Misalnya saja kita melihat anak yang bertengkar, coba cari tahu mengapa mereka bertengkar. Hal semacam itu bisa kita jadikan cernak dengan pesan moral : rukunlah dengan teman. Misalnya saja kita melihat anak yang malas bangun pagi lalu terlambat ke sekolah, maka itu bisa kita jadikan cernak dengan pesan moral: jangan malas bangun pagi dan  lain sebagainya.


Menulis cerita anak-2

Cerita anak VS Dongeng

Apakah sama cernak dan dongeng? 

Hampir sama dengan cerita anak, hanya saja terdapat unsur imajinatif/khayalan yang biasanya diceritakan dari generasi ke generasi. Dongeng terdiri dari beberapa jenis yaitu:

1. Sage 

Sage adalah cerita lama yang berhubungan dengan sejarah, kesaktian seseorang, kepahlawanan, keajaiban, dan lain sebagainya. Contoh sage adalah kisah Ciung Wanara, Air Langga, Calon Arang, dan lain sebagainya.

2. Mite 

Mite adalah cerita lama yang berhubungan dengan kepercayaan masyarakat tertentu. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), mite adalah cerita yang mempunyai latar belakang sejarah, dipercayai oleh masyarakat sebagai cerita yang benar-benar terjadi, dianggap suci, banyak mengandung hal-hal yang ajaib, dan umumnya ditokohi oleh dewa.

Contoh mite adalah kisah Nyi Roro Kidul, kisah Dewi Sri, dan lain-lain.

3. Legenda 

Legenda adalah yaitu cerita lama yang berhubungan dengan peristiwa sejarah, demikianlah pengertian menurut KBBI. Biasanya, legenda dianggap sebagai cerita yang benar-benar pernah terjadi, namun tidak dianggap sesakral mite.

Contoh legenda adalah Sangkuriang, legenda Batu Menangis, legenda Keong Mas, legenda Timun Mas, dan lain sebagainya.

4. Fabel

Fabel adalah dongeng yang diperankan oleh para binatang. Contoh fabel adalah kisah Si Kancil dan Buaya, kisah Semut dan Gajah, dan lain sebagainya. 

Bagaimana cara menulis dongeng?

Cara menulis dongeng sama dengan menulis cernak realis. Hanya saja, tokoh  dan setting-nya bersifat imajinatif/khayalan. Jika kita ingin menulis mite, legenda, atau sage, kita dapat menuliskan kembali kisah yang sudah ada dengan bahasa kita sendiri. Sedangkan untuk dongeng bebas, kita bisa berkreasi dengan imajinasi kita sendiri tanpa terikat dengan kisah-kisah yang sudah ada.

Jika hendak menulis dongeng, berikut ini langkah yang kita lakukan:

1. Tentukan dulu jenis dongeng yang hendak kita tulis

2. Tentukan tokoh dan setting

3. Membuat outline cerita (pada tahap, ini sekalian tentukan pembukaan, konflik, dan ending  cerita, berikut alur yang kita gunakan)

4. Penulisan naskah

5. Jangan lupa pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca, baik pesan tersurat maupun tersirat.

Nah, itulah ilmu yang saya dapat saat belajar menulis cerita anak bersama kelas menulis yang di bimbing oleh Ririn Astutiningrum. Untuk mengetahui juga bagaimana menulis karya narasi atau cerpen yang menarik bisa mengunjungi langkah menulis cerpen menarik.html. Karya dari hasil belajar bersama teman – teman diterbitkan bersama menjadi buku kumpulan dongeng penguat karakter mulia. Dengan judul Kisah Pembawa Garam dan Kapas. 



Hasil belajar bersama Ririn Astutiningrum